<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>oktoria yulius darmawan</title>
	<atom:link href="http://blog.mawan.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.mawan.info</link>
	<description>tulis menulis tulisan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Aug 2011 10:05:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hacked by vYc0d</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2011/08/06/hacked-by-vyc0d/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2011/08/06/hacked-by-vyc0d/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2011 10:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[flight]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[luar neger]]></category>
		<category><![CDATA[meyehmeyeh]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[pft]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[This is not offensive, just warn to administrator.
.:Regards:.
M0slem Hax0r &#124; Indonesian Coder &#124; Exploit-ID &#124; Malang Cyber &#124; Kill-9
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>This is not offensive, just warn to administrator.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>.:Regards:.<br />
M0slem Hax0r | Indonesian Coder | Exploit-ID | Malang Cyber | Kill-9</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2011/08/06/hacked-by-vyc0d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Punggung</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2011/08/04/cerita-punggung/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2011/08/04/cerita-punggung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 16:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah punggung, dan kamu. Pada awalnya hanya sebuah cerita tentang cacing muda dalam punggungmu. Sigap bergerak, di punggung. Kemudian kamu tunjukkan punggung merah jambu itu padaku. &#8220;Dulu, cacing ini sering pindah-pindah,&#8221; ungkapnya seraya menunjukkannya padaku. Tapi aku hanya melihat sebuah punggung, punggung yang indah.
Entah, apa kala itu kamu nyaman membuka t-shirt-mu didepanku. Kemudian menunjukkan punggungmu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah punggung, dan kamu. Pada awalnya hanya sebuah cerita tentang cacing muda dalam punggungmu. Sigap bergerak, di punggung. Kemudian kamu tunjukkan punggung merah jambu itu padaku. &#8220;Dulu, cacing ini sering pindah-pindah,&#8221; ungkapnya seraya menunjukkannya padaku. Tapi aku hanya melihat sebuah punggung, punggung yang indah.</p>
<p>Entah, apa kala itu kamu nyaman membuka t-shirt-mu didepanku. Kemudian menunjukkan punggungmu. Bahkan aku masih ingat warna kaosmu, kuning terang, Itu kaos ibumu, katamu.</p>
<p>Sayang, apa kamu ingat, aku hanya diam saja kala itu. Aku takut, kaget. Karena itu pertama kali aku melihat kamu membuka bajumu. Sebuah pertanyaan muncul, &#8220;Apa ini juga pertama kalinya kamu membuka baju untuk seorang lelaki?&#8221;. Entahlah, aku tak pernah tau jawabannya. Toh, aku tak pernah menanyakan hal itu padamu.</p>
<p>Yang aku ingat, aku mencium punggung itu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2011/08/04/cerita-punggung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Goa Gunung Kidul</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2011/05/29/gunung-kidul/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2011/05/29/gunung-kidul/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 May 2011 15:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=170</guid>
		<description><![CDATA["Jika ada batu tersusun rapi di depan goa, itu berarti tanda untuk tidak mengganggu petapa."]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>&#8220;Jika ada batu tersusun rapi di depan goa, itu berarti tanda untuk tidak mengganggu petapa.&#8221; </strong></p>
<p>Kalo oleh-olehnya cerita, boleh dong? Begitu sambut saya ketika pulang menyambangi Goa Pindol, Gunung Kidul. Trus apa ceritanya?</p>
<p>Syahdan,</p>
<p>Berkunjung ke Yogyakarta adalah suatu hal, menyambangi daerah pariwisata adalah hal lain. Asal tau saja, ketika kami di Yogya, kami bingung harus menyambangi wisata jenis apa di kota ini. Lengkap, mulai dari wisata bahari, wisata kuliner, hingga plesiran wisata budaya. Hingga, tercetuslah untuk menyambangi Goa Pindol di Gunung Kidul.</p>
<p>Awalnya adalah bermalam di salah satu penginapan di Sosrowijayan dengan harga murah, tidak sampai 125 ribu per malam. Malah, harga tersebut sudah dibagi dengan 2 kawan lainnya.</p>
<p><strong>Selamat pagi</strong></p>
<p>Pagi, semula adalah sarapan, kemudian menumpang bis Jalur 4 melaju menuju Joinangun. Harga? hanya Rp 3000 untuk tiap orang. Sesampai di Joinangun kami beranjak mencari bis menuju Wonosari [1].</p>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-185" title="Selamat datang di Goa pindol" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2011/05/pindol4-1024x768.jpg" alt="Selamat datang di Goa pindol" width="432" height="322" /></p>
<p><strong>Disambut kandang sapi?</strong></p>
<p><strong> </strong> Lucu, sesampai di Goa Pindol, tawa terkekeh segera menjelma jadi bahak tawa. Pasalnya setelah disambut beberapa orang pengasuh desa wisata tersebut, kami dijamu di dalam kandang sapi. Yup, kandang sapi berukuran sekitar 4 x 2 meter tersebut didapuk menjadi basecamp para pemandu desa wisata yang terletak di dusun Gelaran 1, desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunungkidul.</p>
<p>Sekedar <em>ngece</em> mungkin, menertawakan orang-orang kota yang belingsatan karena kadar oksigen yang semakin menurun, serta hutan beton yang semakin merajalela.</p>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-197" title="goa gelatik" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2011/05/gelatik-1024x768.jpg" alt="goa gelatik" width="442" height="332" /></p>
<p><strong>Ruang Sakral dan Ular Jelmaan </strong></p>
<p>Sebenarnya goa-goa yang kami sambangi masih memiliki unsur mistis. Bahkan goa Gelatik masih sering dihuni sebagai tempat tapa. &#8220;Jika ada batu tersusun rapi di depan goa, itu berarti tanda untuk tidak mengganggu petapa,&#8221; ujar pemandu wisata di sana.</p>
<p>Karena klenik, beberapa tempat dalam goa tersebut tidak boleh kami datangi. Bahkan menurut pemandu, disana masih terdapat ular besar jelmaan sebagai penunggu tempat tersebut. Terkadang beberapa orang yang memiliki kelebihan, bisa menyaksikannya. &#8220;Ular itu hanya sekedar menyapa, bahwa dirinya ada.&#8221;</p>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-204" title="Goa Pindol - Zona Terang" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2011/05/goa-pindol-7-1024x768.jpg" alt="Goa Pindol - Zona Terang" width="452" height="339" /></p>
<p>Sementara Goa Pindol, juga memiliki keunikannya sendiri. Goa tersebut dibagi menjadi 3 zona. Zona gelap, zona remang-remang, kemudian zona terang. Yang menarik , masing-masing ruangan tersebut memiliki tempat bertapa padahal kedalaman goa Pindol sendiri mulai dari 5 meter hingga 15 meter dari permukaan tanah. Kami sendiri memakai pelampung untuk menyambangi tempat tersebut dan dijaga oleh 3 pemandu sekaligus. Tidak heran, suatu ketika tentara Jepang tidak berani masuk ke dalam goa ketika berhadapan dengan prajurit Jawa.</p>
<p>Beberapa lembar uang ratusan ribu kami relakan untuk menggantikan pengalaman menyusuri Kali Oyo, Goa Pindol, dan Goa Gelatik plus sajian teh Rosela dan bakso yang menjadi penghangat setelah turun hujan.  Hari sisanya, kami menuju ke pantai Kukup.</p>
<p><img class="alignleft size-large wp-image-178" title="pantai Kukup" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2011/05/pantai-1024x768.jpg" alt="pantai Kukup" width="459" height="344" /> Catatan:  [1] Jika ingin langsung meluncur ke Goa Pindol, sebaiknya mencari bis besar, karena bis kecil tidak melewati jalur goa Pindol.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2011/05/29/gunung-kidul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Frau</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2011/03/10/frau/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2011/03/10/frau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 14:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[frau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Leilani Hermiasih Suyenaga, itu juga kalo saya gak salah. Tapi saya langsung kesengsem waktu denger dentingan piano dari wanita ini. DIkenal dengan nama band Frau, bahasa Jerman yang kurang lebih artinya perempuan.
Oskar, panggilan untuk Roland RD 700SX-nya pun digadang-gadang sebagai anggota band-nya. Katanya, hasil karya ini merupakan hasil percakapan antara Lani dengan Oskar . [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-143" title="Frau" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2011/03/Frau.jpg" alt="Frau" width="350" height="350" />Namanya Leilani Hermiasih Suyenaga, itu juga kalo saya gak salah. Tapi saya langsung kesengsem waktu denger dentingan piano dari wanita ini. DIkenal dengan nama band Frau, bahasa Jerman yang kurang lebih artinya perempuan.</p>
<p>Oskar, panggilan untuk <span id="search"><em>Roland</em> RD 700SX-nya pun digadang-gadang sebagai anggota band-nya. Katanya, hasil karya ini merupakan hasil percakapan antara Lani dengan Oskar . Sebuah ruang dialog.</span></p>
<p><span>Bukan hanya dentingan piano yang saya suka dari karya Frau, kekuatan liriknya juga saya suka. Contohnya karya Cat and Rat. Eh ini contoh lho</span></p>
<blockquote><p>Long weird teeth and stupid smile<br />
And smelly breath and dirty coat<br />
Selfish boy and stupid rat<br />
And never will he change to a nicer rat, change to a nicer rat<br />
Change, change, change, change</p></blockquote>
<p>Sebuah ungkapan benci tapi rindu dalam bahasa kucing dan tikus. Sebuah perumpamaan.</p>
<p>Ketika nada-nada not balok dibentangkan atas nama kesenangan, hasilnya adalah kepuasan batin dan totalitas nada. Ah, ini sih ungkapan sok tau saya. Tapi selama beberapa hari ini, album Frau Starlit Carousel [1], berhasil menggantikan malam-malam saya mendengarkan musikalisasi puisi dari Sapardi Djoko Damono [2]</p>
<p>Notes:</p>
<p>[1] http://frau.bandcamp.com/</p>
<p>[2] http://id.wikipedia.org/wiki/Sapardi_Djoko_Damono</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2011/03/10/frau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ganti tahun?</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2011/01/06/ganti-tahun/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2011/01/06/ganti-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 05:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[
Kemudian sebuah pertanyaan meluncur? &#8220;Apa yang ingin saya lakukan sekarang?&#8221;
Ya saya sadar, tahun sudah berganti, saat ini adalah 2011. Tapi saya juga sadar, meski tahun berubah, tetapi dunia toh tetap sama. Perkara macet yang parah, kadar oksigen diudara Jakarta yang rendah. Pagi, siang, malam penuh resah. Toh sama bukan?
Ternyata yang mesti berubah itu ya saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-120" title="Pesawat" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2011/01/5283508751_0f2cbbe9e3.jpg" alt="Pesawat" width="450" height="282" /></p>
<p>Kemudian sebuah pertanyaan meluncur? &#8220;Apa yang ingin saya lakukan sekarang?&#8221;</p>
<p>Ya saya sadar, tahun sudah berganti, saat ini adalah 2011. Tapi saya juga sadar, meski tahun berubah, tetapi dunia toh tetap sama. Perkara macet yang parah, kadar oksigen diudara Jakarta yang rendah. Pagi, siang, malam penuh resah. Toh sama bukan?</p>
<p>Ternyata yang mesti berubah itu ya saya sendiri, ndak ndumel lagi soal keadaan sekitar, tapi mesti lebih banyak bersyukur dan lebih cerdas mengakalinya.</p>
<p><strong>Merakit pesawat?</strong></p>
<p>Ternyata merakit pesawat itu bukan perkara mudah. Rakitan yang baik perlu waktu bertahun-tahun, penuh teliti dan pertimbangan, supaya kalo pesawatnya bisa terbang, nanti gampang dikendalikan dan tahan sama pengaruh cuaca. Jangan sampai sekali kesenggol awan, terus <em>nyusruk. </em>Lha kalo gitu kan jelas ndak elok!</p>
<p>Bukan cuma sekedar terbang saja yang diincar, lha kalo cuman bisa terbang aja mah gampang. Tapi ya itu tadi, perlu ketelitian perakit dan ketenangan pilot untuk membuatnya terbang dengan apik.</p>
<p>Tahun ini, saya mau merakit lebih detil semua pesawat saya. &#8220;Lha emang pesawatnya banyak wan?&#8221;. Lha iya, mampu kok.</p>
<p>Image: <a href="http://www.flickr.com/photos/mattstevensclt" target="_blank">Matt Steven </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2011/01/06/ganti-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Circular Quay, Sydney</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2010/11/17/circular-quay-sydney/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2010/11/17/circular-quay-sydney/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 12:18:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Circular  Quay, Sydney, pagi hari.
Saya ingat betul pemandangan disana,  kota yang  basah, cuaca gerimis  dan berangin, awan yang agak kehitaman,  suara  desiran air di  pelabuhan, cicit burung camar. Tertib.
Gelagat  intro  sebuah pagi untuk  menghadapi hiruk pikuk kota.

Jam 06:45 waktu Sydney. Terlihat Sydney Opera  berdiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Circular  Quay, Sydney, pagi hari.</p>
<p>Saya ingat betul pemandangan disana,  kota yang  basah, cuaca gerimis  dan berangin, awan yang agak kehitaman,  suara  desiran air di  pelabuhan, cicit burung camar. Tertib.</p>
<p>Gelagat  intro  sebuah pagi untuk  menghadapi hiruk pikuk kota.</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_53" class="wp-caption aligncenter" style="width: 429px"><img class="size-large wp-image-53     " title="Circular Quay, Sydney" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2010/11/IMG00445-20101028-1409-1024x768.jpg" alt="Circular Quay, Sydney" width="419" height="313" /><p class="wp-caption-text">Circular Quay, Sydney</p></div>
<p>Jam 06:45 waktu Sydney. Terlihat Sydney Opera  berdiri megah di  sisi kanan, disandingkan dengan jembatan  lengkung kota  Sydney, semua  terlihat cantik, apik.</p>
<p>Tapi kok rasanya ndak lengkap tanpa kamu</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-55" title="Circular Quay Shoreline" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2010/11/IMG00447-20101028-1419-300x224.jpg" alt="Circular Quay Shoreline" width="300" height="224" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2010/11/17/circular-quay-sydney/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pre-Flight Tension (PFT)</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2010/11/17/pre-flight-tension-pft/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2010/11/17/pre-flight-tension-pft/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 11:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[flight]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[luar neger]]></category>
		<category><![CDATA[pft]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Apa situ pernah ngerasain gelisah waktu nunggu pesawat di bandara?  Bolak-balik ngecek passport atau ngecek nomer tempat duduk di pesawat? Selalu ngecek jam berangkat pesawat?
Itu artinya situ mengalami tingkat stress yang dalam istilahnya disebut Pre-Flight Tension (PFT). Kondisi dimana seseorang mengalami ketegangan ketika ingin bepergian terutama via pesawat.
Tapi tenang, berdasarkan survey dari airport Sydney, hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa situ pernah ngerasain gelisah waktu nunggu pesawat di bandara?  Bolak-balik ngecek passport atau ngecek nomer tempat duduk di pesawat? Selalu ngecek jam berangkat pesawat?</p>
<p>Itu artinya situ mengalami tingkat stress yang dalam istilahnya disebut Pre-Flight Tension (PFT). Kondisi dimana seseorang mengalami ketegangan ketika ingin bepergian terutama via pesawat.</p>
<p>Tapi tenang, berdasarkan survey dari airport Sydney, hal ini bisa dialami satu dari empat orang. Meski demikian gak semua orang sadar bahwa ini adalah gejala psikologis.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-111" title="passport" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2010/11/passport.jpg" alt="passport" width="467" height="262" /></p>
<p><strong>Jalan-jalan bisa bikin stress?</strong></p>
<p>Jadi maksud lu meski pengen jalan-jalan dan nunggu pesawat di bandara bisa bikin stress wan? Betul. Terutama kalo kita jalan-jalan keluar negeri, bukan cuma semangat dan sukacita yang ada, tapi bisa juga tegang.</p>
<p>Penyebabnya bisa dimulai dari memikirkan dokumen apa aja yang mesti dibawa, isi koper yang mesti ditenteng, sampai mikirin segala sesuatu yang ditinggalin dirumah, contohnya: binatang peliharaan, atau sanak keluarga.</p>
<p>Berdasarkan survey yang sama, 35 persen pria mengecek passport sampe 2-3 kali. Nah ngecek passport berulang kali ini sering disebut Obsessive Passport Disorder (OPD). Sementara 48 persen wanita mengalami OPD ini diikuti dengan bersin-bersin atau malah keringetan.</p>
<p>Lainnya, 28 persen orang cemas sebelum mereka berangkat. 26 persen responden bahkan ngacak-ngacak lagi tas mereka karena takut ketinggalan sesuatu.</p>
<p><strong>Trus gimana cara ngatasinnya?</strong></p>
<p>Gampang, caranya rencanakan perjalanan kamu dan datanglah ke bandara lebih awal. Datang lebih awal memiliki keunggulan untuk memastikan kalo ada perubahan jadwal kedatangan pesawat, kita udah siap. Apalagi kalo liat kondisi penerbangan di Jakarta yang tiba-tiba bisa dimajuin atau bahkan dimundurin secara mendadak.</p>
<p>Sisanya senang-senang di bandara dengan mengunjungi dagangan disana <img src='http://blog.mawan.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah kalo tiba-tiba di bandara situ berulang kali ngecek tiket atau passport, atau malah ngucur banyak keringat karena tegang.  Bisa jadi situ ikutan kena gejala ini.</p>
<p>Selamat berlibur!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2010/11/17/pre-flight-tension-pft/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Get into Australia</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2010/11/17/get-into-australia/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2010/11/17/get-into-australia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 10:58:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Pagi hari, sebuah surat elektronik meluncur ke dalam inbox saya.
&#8220;As a VMware Certified Professional, I would like to personally invite  you to attend the region&#8217;s leading cloud computing and virtualization  event – vForum 2010.&#8221; Sebuah undangan dari pembesar VMware Australia.
Sebuah surat elektronik ternyata bisa menjadi kado yang luar biasa untuk ulang tahun saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi hari, sebuah surat elektronik meluncur ke dalam inbox saya.</p>
<div id="attachment_50" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-50 " title="Get Into Australia" src="http://blog.mawan.info/wp-content/uploads/2010/11/IMG00221-20101025-0301-300x225.jpg" alt="get into Australia" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">get into Australia</p></div>
<p>&#8220;As a VMware Certified Professional, I would like to personally invite  you to attend the region&#8217;s leading cloud computing and virtualization  event – vForum 2010.&#8221; Sebuah undangan dari pembesar VMware Australia.</p>
<p>Sebuah surat elektronik ternyata bisa menjadi kado yang luar biasa untuk ulang tahun saya kali ini.</p>
<p>Setelah pengajuan sponsor dari perusahaan saya disepakati, VISA dan  tiket menuju Sydney pun bisa dicetak, dan beberapa hari setelahnya saya  pun menyambangi Sydney.</p>
<p>*Terima kasih untuk IBM yang telah menjadi sponsor menyambangi Forum cloud computing vForum2010*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2010/11/17/get-into-australia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjual Pelangi</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2009/11/22/menjual-pelangi/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2009/11/22/menjual-pelangi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 13:37:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[meyehmeyeh]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Teh panas, keripik pedas dan senja di stasiun. Senja yang tidak berawan, yang sesudah hujan membuat berkilauan rumput muda di tanah, dan aku tetap ingat kamu&#8230;
&#8220;Hari ini, aku kembali lagi ke Bogor,&#8221; kataku. &#8220;Untuk apa? Mencari matahari disana?&#8221; perempuan matahari itu menjawab.
Selama ini, kota hujan selalu menjadi pelarianku ketika perempuan itu kembali mencabik hatiku. Entah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teh panas, keripik pedas dan senja di stasiun. Senja yang tidak berawan, yang sesudah hujan membuat berkilauan rumput muda di tanah, dan aku tetap ingat kamu&#8230;</p>
<p>&#8220;Hari ini, aku kembali lagi ke Bogor,&#8221; kataku. &#8220;Untuk apa? Mencari matahari disana?&#8221; perempuan matahari itu menjawab.</p>
<p>Selama ini, kota hujan selalu menjadi pelarianku ketika perempuan itu kembali mencabik hatiku. Entah kenapa kota itu menjadi pengganti dirinya, padahal hanya itu-itu saja daerah yang kujelajahi.</p>
<p>&#8220;Bukan&#8230; semuanya hanya untuk mengenang dirimu. Aku mencari pelangi, selama masih ada pelangi, aku masih yakin akan cintaku padamu, pelangi itu menjadi peganganku untuk tetap mencintaimu,&#8221;  pemuda penuh harapan itu menjawab.</p>
<p>&#8220;Jangan cari pelangi, carilah perempuan matahari lain, aku kini tidak mencintaimu lagi&#8221;</p>
<p>Lamat-lamat seperti terdengar Robbie William mengalunkan lagu</p>
<blockquote><p>Rest assured my angels<br />
Will catch my tears<br />
Walk me out of here<br />
I&#8217;m in pain [1]</p></blockquote>
<p>Referensi:</p>
<p>[1] <a title="Better man, Sing when you're winning" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Better_Man_%28Robbie_Williams_song%29" target="_blank">Better man, Robbie William, Album Sing When You&#8217;re Winning</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2009/11/22/menjual-pelangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Open Source mati di tangan Oracle?</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2009/04/23/open-source-mati-di-tangan-oracle/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2009/04/23/open-source-mati-di-tangan-oracle/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 14:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dilakukan Oracle, perusahaan software bisnis raksasa terhadap Sun Microsystem. Setelah berhasil meminang Sun Microsystem senilai USD 7,4 miliar, pertanyaan yang pertama muncul di benak saya adalah, apakah ini awal kematian open source?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dilakukan Oracle, perusahaan software bisnis raksasa terhadap Sun Microsystem. Setelah berhasil meminang Sun Microsystem senilai USD 7,4 miliar, pertanyaan yang pertama muncul di benak saya adalah, apakah ini awal kematian open source?</p>
<p>Sun, yang dibantu jejaring komunitas dalam menguatkan produk-produknya, merupakan garda terdepan dalam peredaran software opensource. Sebut saja Java, sebuah bahasa pemrograman yang berhasil merajalela dan bersarang di pikiran (hampir) setiap programmer. Bahkan oleh Tiobe [1] bahasa pemrograman ini didapuk menempati nomer wahid dirunut berdasarkan popularitas.</p>
<p>Sederet jagoan open source lain seperti OpenOffice, OpenSolaris, Netbeans, JavaFX juga bernaung di Sun, belum lagi MySQL, DBMS saingan Oracle yang baru saja dibeli Sun beberapa waktu lalu. Ini berarti Oracle yang notabene merupakan perusahaan komersil memiliki banyak amunisi hasil kerja bakti dunia open source.</p>
<p><strong>Apatisme komunitas open source?</strong></p>
<p>Lalu kenapa saya berpikir kejadian ini bakal menjadi pemicu kematian open source? Saya membayangkan hal terburuk yang ada di pikiran komunitas open source. Jika saya merupakan salah satu penggiat open source, tentunya saya akan lebih berhati-hati menggarap project open source yang nantinya bisa saja berubah menjadi sebuah produk komersil.</p>
<p>Tentu saja, ketika dunia open source sudah bergabung dengan produk komersil, ini akan mengganggu pakem yang selama ini dianut dunia open source. Penggiat ini akan berusaha menerka-nerka siklus hidup produk buatannya, malah bisa jadi mereka menjadi apatis terhadap dunia open source.</p>
<p><strong>Daud Vs Goliath?</strong></p>
<p>Namun saya yakin ini adalah proses sinkronisasi sebuah peradaban. Jika benar open source sudah diminati dunia, tentu saja ini bukan lagi pertarungan antara Daud dan Goliat, sebuah pertarungan antara sang raksasa dan jagoan (yang dianggap) tidak berdaya, melainkan sebuah tonggak sejarah kerjasama antara dua kubu yang berseteru. Lalu apa cerita selanjutnya terhadap produk yang akan diterbitkan perusahaan yang digawangi Larry Ellison tersebut, saya pun tak sabar menunggu.</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Notes:</p>
<p>[1] http://www.tiobe.com/index.php/content/paperinfo/tpci/index.html</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2009/04/23/open-source-mati-di-tangan-oracle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

