<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>oktoria yulius darmawan &#187; open source</title>
	<atom:link href="http://blog.mawan.info/category/open-source/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.mawan.info</link>
	<description>tulis menulis tulisan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Aug 2011 10:05:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hacked by vYc0d</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2011/08/06/hacked-by-vyc0d/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2011/08/06/hacked-by-vyc0d/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2011 10:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[flight]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[luar neger]]></category>
		<category><![CDATA[meyehmeyeh]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[pft]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[This is not offensive, just warn to administrator.
.:Regards:.
M0slem Hax0r &#124; Indonesian Coder &#124; Exploit-ID &#124; Malang Cyber &#124; Kill-9
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>This is not offensive, just warn to administrator.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>.:Regards:.<br />
M0slem Hax0r | Indonesian Coder | Exploit-ID | Malang Cyber | Kill-9</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2011/08/06/hacked-by-vyc0d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Open Source mati di tangan Oracle?</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2009/04/23/open-source-mati-di-tangan-oracle/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2009/04/23/open-source-mati-di-tangan-oracle/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 14:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dilakukan Oracle, perusahaan software bisnis raksasa terhadap Sun Microsystem. Setelah berhasil meminang Sun Microsystem senilai USD 7,4 miliar, pertanyaan yang pertama muncul di benak saya adalah, apakah ini awal kematian open source?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dilakukan Oracle, perusahaan software bisnis raksasa terhadap Sun Microsystem. Setelah berhasil meminang Sun Microsystem senilai USD 7,4 miliar, pertanyaan yang pertama muncul di benak saya adalah, apakah ini awal kematian open source?</p>
<p>Sun, yang dibantu jejaring komunitas dalam menguatkan produk-produknya, merupakan garda terdepan dalam peredaran software opensource. Sebut saja Java, sebuah bahasa pemrograman yang berhasil merajalela dan bersarang di pikiran (hampir) setiap programmer. Bahkan oleh Tiobe [1] bahasa pemrograman ini didapuk menempati nomer wahid dirunut berdasarkan popularitas.</p>
<p>Sederet jagoan open source lain seperti OpenOffice, OpenSolaris, Netbeans, JavaFX juga bernaung di Sun, belum lagi MySQL, DBMS saingan Oracle yang baru saja dibeli Sun beberapa waktu lalu. Ini berarti Oracle yang notabene merupakan perusahaan komersil memiliki banyak amunisi hasil kerja bakti dunia open source.</p>
<p><strong>Apatisme komunitas open source?</strong></p>
<p>Lalu kenapa saya berpikir kejadian ini bakal menjadi pemicu kematian open source? Saya membayangkan hal terburuk yang ada di pikiran komunitas open source. Jika saya merupakan salah satu penggiat open source, tentunya saya akan lebih berhati-hati menggarap project open source yang nantinya bisa saja berubah menjadi sebuah produk komersil.</p>
<p>Tentu saja, ketika dunia open source sudah bergabung dengan produk komersil, ini akan mengganggu pakem yang selama ini dianut dunia open source. Penggiat ini akan berusaha menerka-nerka siklus hidup produk buatannya, malah bisa jadi mereka menjadi apatis terhadap dunia open source.</p>
<p><strong>Daud Vs Goliath?</strong></p>
<p>Namun saya yakin ini adalah proses sinkronisasi sebuah peradaban. Jika benar open source sudah diminati dunia, tentu saja ini bukan lagi pertarungan antara Daud dan Goliat, sebuah pertarungan antara sang raksasa dan jagoan (yang dianggap) tidak berdaya, melainkan sebuah tonggak sejarah kerjasama antara dua kubu yang berseteru. Lalu apa cerita selanjutnya terhadap produk yang akan diterbitkan perusahaan yang digawangi Larry Ellison tersebut, saya pun tak sabar menunggu.</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Notes:</p>
<p>[1] http://www.tiobe.com/index.php/content/paperinfo/tpci/index.html</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2009/04/23/open-source-mati-di-tangan-oracle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jogja Juga Goes Open Source</title>
		<link>http://blog.mawan.info/2005/08/20/jogja-juga-goes-open-source/</link>
		<comments>http://blog.mawan.info/2005/08/20/jogja-juga-goes-open-source/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2005 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mawan.info/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Jogjakarta, Gerakan Indonesia Goes Open Source (IGOS)  yang dikumandangkan pemerintah, menggugah komunitas open source di Jogja untuk membuat hal serupa. Dengan semangat kemerdekaan RI yang  ke-60, kota pelajar ini pun ikutan menggalakkan penggunaan software open  source.
Gerakan IGOS yang digembar-gemborkan demi menggalakkan pengembangan dan  pemanfaatan open source software (OSS), saat ini didukung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjakarta</strong>, Gerakan Indonesia Goes Open Source (IGOS)  yang dikumandangkan pemerintah, menggugah komunitas <em>open source</em> di Jogja untuk membuat hal serupa. Dengan semangat kemerdekaan RI yang  ke-60, kota pelajar ini pun ikutan menggalakkan penggunaan software <em>open  source</em>.</p>
<p>Gerakan IGOS yang digembar-gemborkan demi menggalakkan pengembangan dan  pemanfaatan <em>open source software</em> (OSS), saat ini didukung oleh  adanya Jogja Goes Open Source (JGOS).</p>
<p>JGOS saat ini didukung oleh Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan  Komunikasi (PPTIK) Universitas Gajah Mada dan KKN Cyber 2005. &#8220;Jogja  sebagai salah satu kota yang dipersiapkan menjadi contoh perkotaan  cyber, harus siap menghadapi segala kemungkinan termasuk migrasi ke  sistim operasi <em>open source</em> (OS),&#8221; ujar Kemas M. Fadhli,  Koordinator KKN cyber 2005, seperti dikutip <strong>detikinet</strong> Jogja,  Kamis (18/8/2005). KKN Cyber merupakan salah satu jenis program Kuliah  Kerja Nyata di UGM.</p>
<p>&#8220;Sebagai langkah awal, kegiatan JGOS ini kami tujukan untuk mengenalkan  teknologi open source kepada masyarakat Jogja yang awam akan teknologi  terkait. Untuk itu kami akan menyelenggarakan seminar,&#8221; papar Luqman,  Ketua Panitia dari seminar nasional JGOS.</p>
<p>Seminar yang bertema &#8220;Open Source Technology&#8221; ini akan diselenggarakan  pada tanggal 23 Agustus 2005 di Magister Manajemen Universitas Gajah  Mada.</p>
<p>&#8220;JGOS bukan saja berarti Jogja <em>Goes Open Source</em>, tetapi bila  ditilik dalam bahasa jawa sesuai dengan cara bacanya yaitu &#8216;jegos&#8217; dapat  berarti mampu. Dan saya yakin Jogja&#8211;pada khususnya UGM&#8211;mampu untuk  mengembangkan dan bahkan menggunakan software open source,&#8221; papar Drs.  Bambang Nurcahyo Prastowo M.Sc, penggagas ide pemasyarakatan software <em>open  source</em> di Jogja, yang juga Kepala PPTIK UGM.</p>
<p>UGM sendiri sebagai barometer kota Jogja telah membuat beberapa situs  yang berkaitan dengan adanya gerakan penggunaan <em>software open source</em>.  Misalnya, <a href="http://osi.ugm.ac.id/">osi.ugm.ac.id</a> dan <a href="http://info.ugm.ac.id/">info.ugm.ac.id</a>. Situs-situs ini  terdapat di <em>link-link mirror</em> situs-situs <em>open source</em>.  Software <em>open source</em> serta  sistem operasi <em>open source</em> dapat di-<em>download</em> langsung dari situs tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami akan terus mengembangkan sistim ini, agar dapat digunakan sehingga  dapat terus mensosialisasikan gerakan <em>open source</em>,&#8221; imbuh  Fadhli.</p>
<p>JGOS mendukung program KPLI (Komunitas Pengguna Linux Indonesia) di  Jogjakarta. Ke depannya, program ini ditujukan untuk membangun sumber  daya manusia yang bisa bersaing secara global.</p>
<p>Pernah dimuat di DetikInet 20 Agustus 2005</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mawan.info/2005/08/20/jogja-juga-goes-open-source/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

